Senin, 23 Juni 2008

Lagu terbaru dari Aura Kasih

Aura Kasih - Mata Keranjang

Mata ke ranjang

Mata mata ke ranjang


Ku pikir kau lelaki baik

Caramu yang sopan ramah sekali

Sikapmu yang baik padaku

Membuatku tak bisa menolakmu


Tapi kenyataannya berbeda

Ku lihat kau menggenggam tangannya

Oh rasa tak ingin percaya

Kau mulai mencumbu dan mencoba merayunya


Reff:

Kau mata ke ranjang

Kau tipu aku dengan senyum manismu

Dan kau mata ke ranjang

Terjebak aku dalam perangkap rayumu


Tapi kenyataannya berbeda

Ku lihat kau menggenggam tangannya

Oh rasa tak ingin percaya

Kau mulai mencumbu [Kau mulai mencumbu] 3x

Dan mencoba merayunya


Back to Reff:


T’lah ku beri… rambutku

T’lah ku beri… bibirku

T’lah ku beri… dadaku

T’lah ku beri… tubuhku


T’lah kuberi… semuanya… semuanya

Hooooowww.. habis sudah


Back to Reff: 2x


[Ke ranjang, kau mata ke ranjang]

[Kau mata mata ke ranjang]


[Ke ranjang, kau mata ke ranjang]

[Kau mata mata ke ranjang]


Kau mata ke ranjang [mata mata ke ranjang]

Dan kau mata ke ranjang [mata mata ke ranjang]


Download Aura Kasih - Mata Keranjang | Video Clip | Lirik

Spanyol Menang Adu Penalti 4-2 Atas Italia

Spanyol menang adu penalti 4-2 atas Italia setelah perpanjangan waktu kedudukan 0-0 dalam perempatfinal Euro 2008, Minggu waktu setempat, di stadion Erns Happel.

Adu penalti:

Spanyol 4 Italia 2

David Villa (cetak gol) Fabio Grosso (cetak gol)

Santi Cazorla (cetak gol) Daniele De Rossi (gagal)

Marcos Senna (cetak gol) Mauro Camoranesi (cetak gol)

Daniel Guiza (gagal) Antonio Di Natale (gagal)

Cesc Fabregas (cetak gol)

Susunan pemain:

Spanyol: 1-Iker Casillas; 15-Sergio Ramos, 5-Carles Puyol,
4-Carlos Marchena, 11-Joan Capdevila; 19-Marcos Senna; 6-Andres
Iniesta (12-Santi Cazorla 59), 8-Xavi (10-Cesc Fabregas 59),
21-David Silva; 7-David Villa, 9-Fernando Torres (17-Daniel
Guiza 84).

Italia: 1-Gianluigi Buffon; 19-Gianluca Zambrotta,
2-Christian Panucci, 4-Giorgio Chiellini, 3-Fabio Grosso;
22-Alberto Aquilani (7-Alessandro Del Piero 109), 10-Daniele De
Rossi, 13-Massimo Ambrosini; 20-Simone Perrotta (16-Mauro
Camoranesi 58); 18-Antonio Cassano (11-Antonio Di Natale 74),
9-Luca Toni.

Penonton: 51.178

Wasit: Herbert Fandel (Jerman)
, demikian Reuters.(*)

sumber: Antara News

Rabu, 18 Juni 2008

Letusan Gunung Anak Krakatau Keluarkan Dentuman Keras


Letusan Gunung Anak Krakatau (GAK) di perairan Selat Sunda, terus meningkat hingga mengeluarkan suara dentuman keras sebanyak tiga kali sampai terdengar ke pesisir pantai Anyer.

Petugas Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka Kabupaten Serang Banten, Jumono, Rabu malam mengatakan sejak ditetapkan siaga atau level III oleh Pusat Vulkanologi Mitigasi dan Bencana Geologi (PVMBG), Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, Bandung, Senin (26/4) lalu hingga kini aktivitas vulkanik masih berlanjut.

Bahkan, frekuensi letusan dan kegempaan meningkat. Meskipun terjadi fluktuatif dengan interval kemunculan tiga sampai 25 menit.

"Seminggu yang lalu aktivitas vulkanik Gunung Anak Krakatau sempat menurun namun kembali naik akibat adanya pembesaran lubang kawah di bukit kawasan bukit selatan," katanya.

Berdasarkan data Pos Pemantauan Gunung Anak Krakatau di Desa Pasauran, Kecamatan Cinangka, Kabupaten Serang sepanjang Rabu pukul 00-18 WIB tercatat sebanyak 559 kali yakni vulkanik dalam 40 kali, vulkanik dangkal 178 kali, letusan 142 kali, tremor 12 dan hembusan sebanyak 181 kali.

Oleh karena itu, kondisi Anak Gunung Krakatau masih status siaga atau level III sehingga tidak diperbolehkan pengunjung atau nelayan untuk mendekati titik letusan.

Sebab, kata dia, saat ini masih menyemburkan material berupa kerikil batu dan energi vulkanik sehingga sangat membahayakan keselamatan.


"Pengunjung dan nelayan hanya diperbolehkan dengan kejauhan radius dua kilo meter dari titik letusan gunung," ujar Jumono.(*)

Sumber: Antara News

Minggu, 25 Mei 2008

Alumni Unas: Polri Harus Ganti Peralatan Kuliah Yang Rusak

Jakarta (ANTARA News) - Ketua Umum Perhimpunan Alumni Aktivis Universitas Nasional, Aloysius Rebong, di Jakarta, Minggu malam, atas nama organisasinya meminta pengertian pihak Polri agar harus dan segera mengganti seluruh peralatan kuliah di kampusnya, akibat penyerbuan aparat keamanan, Jumat hingga Sabtu lalu.

"Sementara investigasi terus dilakukan, kami mohon pengertian pihak Markas Besar (Mabes) Kepolisian Republik Indonesia (Polri), agar dengan jiwa besar bisa ikut menanggulangi kerusakan di kompleks kampus Universitas Nasional (Unas) itu," katanya kepada ANTARA.

Aloysius Rebong dan Sekretaris Perhimpunan Alumni Aktivis Universitas Nasional (Peraknas), Andi Gembul menambahkan, peralatan kampus tergolong mahal, dan kalau dibebankan hanya kepada Unas, itu sulit ditanggulangi segera.

Berhenti studi

"Padahal, mahasiswa harus tidak boleh berhenti studinya. Kegiatan kuliah atau belajar mengajar pada umumnya, termasuk riset dan proses uji laboratorium sesuai mata kuliah tidak berhenti karena penyerbuan ini," katanya lagi.

Sebagaimana pernyataannya usai penyerbuan itu, Aloysius Rebong tetap menyesalkan tindakan aparat kepolisian menyerbu ke dalam kampus universitas tersebut dan melakukan beragam tindakan anarkis.

"Faktanya, ini bukan pengamanan. Tapi penyerbuan ke dalam kampus dan merusak sarana perkuliahan serta menangkap bahkan memukuli mahasiswa yang tengah berunjuk rasa menolak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), pada Jumat malam, hingga Sabtu pagi kemarin," tandasnya.

Kerusakan kompleks kampus tak saja terjadi di Koperasi Mahasiswa (Kopma) dan gedung Satuan Pengamanan, tetapi hingga di beberapa lantai blok III tempat perkualiahan.

Aparat keamanan tak bisa lindungi rakyat!

Di mata para pentolan Peraknas, anggota Polri yang diterjunkan tidak bisa mengendalikan dirinya sebagai aparat keamanan untuk melindungi rakyat.

"Pihak kepolisian sebaliknya bertindak berlebihan dan melanggar kebebasan mimbar akademik. Kami protes keras," tegas Aloysius Rebong lagi.

Karena itu, menurutnya, pihaknya akan segera mengajukan protes ke Kapolri dan mengadukan persoalan ini ke Komnas HAM serta DPR RI.

"Tindakan aparat kepolisian ini tidak bisa ditolerir, karena sudah melewati batas kemanusiaan dan jelas melanggar hak-hak azasi manusia (HAM). Kapolri Jenderal Sutanto harus bertanggungjawab atas tindakan anarkis anak buahnya di lapangan," tandasnya lagi.(*)

Sumber: Antara News

Selasa, 06 Mei 2008

Pemerintah Perlu Tiga Minggu Lagi Persiapan Kenaikan BBM

Jakarta (ANTARA News) - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan pemerintah memerlukan waktu sekitar 3 minggu untuk menyiapkan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) terutama menyangkut kesiapan pelaksanaan bantuan langsung tunai (BLT)."Pelaksanaan BLT memerlukan persiapan sekitar tiga minggu, dalam jangka waktu itu tengah dimatangkan persiapannya termasuk detail perhitungannya," kata Menkeu dalam temu wicara dengan editor media massa di Jakarta, Selasa malam.Menurut Menkeu, data rumah tangga miskin (RTM) yang akan menerima BLT sebagai kompensasi atas kenaikan harga BBM bersubsidi masih akan menggunakan data yang telah ada sebelumnya yaitu tahun 2005 dan 2006.Pemerintah menggunakan data lama karena tidak akan mudah menyiapkan data RTM dalam waktu yang cepat padahal penyaluran BLT merupakan langkah mendesak yang harus dilakukan jika pemerintah menaikkan harga BBM."Teknis pelaksanaan BLT akan disiapkan oleh Departemen Sosial dan Bappenas di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Kesejahteraan Rakyat," kata Sri Mulyani.Menkeu menyebutkan, berdasar data tahun 2005, jumlah RTM mencapai 19,1 juta kepala keluarga (KK). Jika besarnya dana yang disalurkan sebesar Rp100.000 per KK, maka kebutuhan dana mencapai Rp2 triliun per bulan.Jika misalnya kenaikan harga BBM diberlakukan mulai Juni 2008, maka terdapat 7 bulan sehingga total kebutuhan dana untuk BLT sejak Juni hingga Desember 2008 sebesar Rp14 triliun.Menanggapi kritikan bahwa pemerintah terlalu bertele-tele mengumumkan pemberlakuan harga BBM bersubsidi yang baru sehingga menyebabkan tingkat inflasi meningkat dan munculnya kegiatan spekulasi (penimbunan BBM), Menkeu mengakui adanya ekses seperti itu."Pemerintah menyadari adanya ekses seperti itu, tetapi Presiden menginginkan bahwa segala sesuatu harus disiapkan dengan sebaik-baiknya," kata Sri Mulyani.Mengenai besarnya kenaikan, Menkeu menyebutkan, pemerintah menyiapkan tiga skenario yaitu kenaikan sebesar 20 persen, 25 persen, dan 30 persen."Kita menyiapkan tiga skenario dan akan memilih skenario yang masih bisa diabsorb oleh masyarakat umum maupun dunia usaha," katanya.(*)

COPYRIGHT © 2008.


sumber: Antara News

Jumat, 18 April 2008

Telaah -- Implementasi Perjanjian Kemitraan Ekonomi (EPA) RI-Jepang

Oleh Bob Widyahartono M.A. *)

Jakarta (ANTARA News) - Tahun lalu, tepatnya 20 Agustus 2007, setelah tim perunding Jepang dan Indonesia sejak awal tahun 2005 melakukan serangkaian lobi dan negosiasi secara teratur, maka dilakukan penandatanganan resmi Perjanjian Kemitraan Ekonomi (Economic Partnership Agreement/EPA) oleh Shinzo Abe, Perdana Menteri (PM) Jepang, dan Presiden RI, Susilo Bambang Yudhoyono, di Jakarta dalam rangka peringatan 50 tahun hubungan kedua negara.

Dokumen tersebut setelah mengalami berbagai rincian yang lebih terkini secara lengkap, termasuk ketentuan mengenai DNI (Daftar Negatif Investasi) yang diselaraskan pemahaman oleh para negosiator Jepang dengan pihak Indonesia.

Shinzo Abe, sejak akhir September 2007 diganti oleh Yasuo Fukuda sebagai PM dengan kabinet baru yang diharapkan dapat mengelindingkan implementasi EPA. Meskipun demikian, ada kekuatiran kabinet Fukuda sementara ini di dalam negerinya masih mengalami berbagai sorotan dan hambatan hambatan domestic. Karena itu, ratifikasi EPA tersebut baru akan dilakukan kedua belah pihak dalam waktu dekat ini, dan implementasinya mulai Agustus 2008, atau setahun setelah ditandatanganinya perjanjian tersebut.

Serangkaian unsur utama dalam EPA yang disepakati Jepang dan Indonesia, untuk awal langkah langkah implementasi mulai Agustus 2008 dengan diratifikasinya EPA itu oleh pihak Jepang dan Indonesia:

1. Perdagangan dalam barang: ketentuan tarif, non-tarif, ketentuan asal (trade in goods: tariffs and non-tariff measures, rules of origin trade remedies),
2. perdagangan dalam jasa (trade in services),
3. prosedir bea cukai (customs procedure),
4. investasi (investment),
5. fasilitasi bergeraknya sumber daya manusia (movement of natural persons),
6. sumber daya enersi dan mineral (energy and mineral resources),
7. hak cipta (Intelectual property right),
8. prosedur pembelian oleh pemerintah (Government procurement),
9. persaingan (competition),
10. perbaikan dalam lingkungan bisnis dan promosi kepercayaan bisnis (improvement of business environment and promotion of business confidence);
11. kerjasama (cooperation).

Serangkain dalam EPA dan rumusan detilnya rupa-rupanya lebih didominasi oleh para negosiator Jepang. Karena itu, pihak di bangsa ini harus mulai dari sekarang mempersiapkan diri dengan "rencana dan program aksi" dengan jadwal waktu yang realistik.

Hal yang dimaksud pihak di negeri ini setepatnya adalah tim ekonomi birokrasi, Kamar Dagang dan Industri (Kadin), dan pengamat yang merinci dengan suatu ‘jadwal waktu, program kerja dengan anggaran kerja yang dikoordinasi oleh pihak Menteri Ekonomi. Kejelasan langkah langkah konkretnya sosialisasi justru makin perlu di daerah, karena pelaku bisnis justru di daerah yang memiliki atau berpotensi berperan dalam realisasi EPA. Tim kerja ini harus kompak dan tidak setiap kali berganti anggota.

Dalam sebuah diskusi antara beberapa ekonom terungkap bahwa banyak di antaranya tidak pernah mendengar adanya rencana EPA Juga dari beberapa tukar pikiran berbagai manajemen menengah bisnis yang sudah ‘go internasional’ juga merasa tidak pernah diajak memahami adanya EPA. Kalaupun ada yang menyerap karena kebetulan membaca berita tentang kedatangan Shinzo Abe Agustus lalu yang tidak substansial menyoroti IJEPA di berbagai media

Kalangan birokrasi dan pebisnis, terutama tingkatan manajemen menengah dengan dukungan pengamat sebagai "stake holders" perlu mempersiapkan diri dengan mensosialisasikan langkah langkah strategis yang substansial pada EPA yang didalamnya dirumuskan beberapa pokok realisasi FTA dengan melangkah maju dalam berbagai harmonisasi tariff.

Dengan menengok kebelakang, EPA sudah lima tahun lalu diusulkan Jepang untuk ditelaah oleh pihak kita. Dalam dokumen METI Jepang (Desember 2002) dijelaskan juga gagasan FTA dengan ASEAN seiring dengan upaya mewujudkan jaringan kerja FTA satu per satu (one on one) dengan negara anggota Perhimpunam Asia Tenggara (ASEAN) dalam kerangka EPA.

Lima tahun lalu, atas undangan khusus pihak Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), berbagai pihak menghadiri diskusi dengan Prof. Yoshino Fumio, dari Institute of World Affairs , Takushoku University dalam "FTA in East Asia : A Japanese Perspective" ( 30 Juni 2003), di LIPI Jakarta. (kebetulan sesi ini penulis sebagai pengamat /dosen diminta untuk bertindak sebagai moderator).

Diuraikannya gagasan Jepang tentang EPA yang didalamnya FTA (Free Trade Agreement) dengan ASEAN dan juga FTA dengan masing masing negara anggota ASEAN . Sangat disayangkan kemudian pihak pembuat kebijakan ekonomi dan pelaku bisnis yang banyak berinteraksi dengan Jepang tidak terlalu responsif.

Pihak pembuat kebijakan Jepang dan kalangan akademisinya memahami bahwa suatu FTA merupakan suatu kesepakatan bersama untuk menghapus hambatan perdagangan antar mereka. Negara manapun yang masuk dalam kawasan perdagangan dapat dan memelihara kebijakan perdagangan secara independen terhadap negara ketiga.

Salah satu syaratnya: Suatu sistem sertifikasi orisinal (system of certificates of origin) diberlakukan untuk menghindari terjadinya peralihan perdagangan (trade diversion) demi perolehan maslahat tarif yang rendah dari negara anggota. Dampak ekonomi dari FTA dapat dibagi dalam dampak statis dan dampak dinamis. Dalam dampak statis tercakup dampak penurunan tarif standar atas efisiensi alokasi sumber daya , dan dampak dinamis, dimana produktivitas yang lebih tinggi dan akumulasi modal berdampak pada pertumbuhan ekonomi. Belakangan ini argumentasi politik ekonomi yang mencakup perilaku kepentingan kepentingan kelompk ikut berperan dalam pembentukan FTA.

Tujuan FTA adalah membentuk (establish) memperlancar perdagangan dan investasi, dengan mencapai persetujuan dengan mitra dagang dan investasi secara cepat dan mantap karena alasan alasan yang tidak terbatas pada kedekatan secara geografis. Yang hendak digarap adalah kesertaan dalam pasar domestik oleh dana dana luar (foreign funds) para manajer dan teknisi, yang pada gilirannya menstimulasi perekonomian domestik kedua belah pihak.

Hal yamh dimaksud dengan dampak statis adalah penciptaan perdagangan dan mengurangi pembelokan (diversion). Eliminasi hambatan perdagangan antara pihak pihak yang mengadakan persetujuan FTA merubah harga barang barang dan jasa yang diperdagangkan, yang pada gilirannya berpengaruh pada volume perdagngan dan kesejahteraan ekonomi kedua negara

Dalam kasus peniadaan (removal) hambatan perdagngan berarti perluasan perdagangan yang biasanya dilakukan antara pihak pihak yang bersangkutan, menggerakkan konsumen dalam negara yang mengimpor barang dan jasa secara lebih murah, dan di pihak produsen negara pengekspor mempeorleh laba sebagai hasil ekspor yang lebih besar, dan secara teoretik kedua kemakmuran kedua negara FTA makin membaik (improving the economic welfare).

Sebaliknya, hendaknya bangsa ini tidak lupa bahwa peniadaan hambatan sebagai akibat FTA tidak serta merta membawa maslahat bagi Indonesia. Selain itu, dampak FTA juga pada pertumbuhan ekonomi kedua belah pihak melalui tahapan peningkatan produktivitas dan akumulasi modal, keduanya merupakan dampak yang dinamis. Yang dimaksud dengan peningkatan produktivitas mencakup antara lain perluasan pasar, peningkatan daya saing, adanya alih teknologi dan dampak inovasi teknologi.

Untuk lebih mengaktualisasi EPA itu, dalam sikap pandang METI Jepang strateginya adalah memberi manfaat pada perekonomian Jepang secara keseluruhan : menghasilkan manfaat ekonomi yang signifikan, menghindari kondisi yang merugikan (disadvantageous) dan menggerakkan reformasi structural.

Dalam kaitannya dengan kebijakan luar negeri Jepang kepentingan Jepang adalah dalam sikap pandang geopolitik dan memperkuat posisi tawar dalam negosiasi. Tentunya dengan menghargai sikap pandang "counterpart", agar tidak terjadi asimetri.

Ketika pihak Jepang dengan gencar mempromosikan gagasan EPA terungkap salah satu sasaran utama adalah dalam kaitannya dengan Asia Timur. Premise yang disadari dan pahami adalah bahwa Asia Timur makin cepat memperoleh/menikmati keberadaan ekonomi dan makin mendalamnya interdependensi ekonomi.

Secara lebih eksplisit fokus nya adalah pada pemanfaatan elemen elemen pertumbuhan Asia Timur untuk lebih nyata merevitalisasi ekonomi Jepang serta menyadari potensi pembangunan ekonomi Asia Timur dalam waktu mendatang.

Sampai kini pun masih banyak aparat birokrasi di negeri ini di tingkat manajemen menengah apalagi di daerah yang berkepentingan dengan gagasan EPA yang didalamnya FTA, belum sepenuhnya memahaminya dan bagaimana ‘rencana dan program’ yang harus digarap. Bayangkan saja, Singapura tahun 2002 sudah menandatangani JSEPA Japan Singapore Economic Partnership Agreement yang komprehensip, demikian pula Thailand dan Malaysia kemudian tahun 2003 .

Kebanyakan pelaku bisnis Indonesia dalam interaksi dengan Jepang walaupun hubungan perdagangan dan investasi dengan Jepang sudah sejak 1957 (50 tahun) belum cukup professional sebagai disyaratkan dalam perdagangan dan investasi dan banyak kali pihak kita digiring untuk menuruti kepentingan eksekutif Jepang yang ditugasi kantor pusat mereka dalam realisasi beraliansi.

Oleh karena itu, kini saatnya bagi pihak pebisnis di negeri ini, terutama generasi penerus hubungan itu meningkatkan mutu profesionalisme dalam rangka EPA, agar memperoleh maslahat (benefit) yang seimbang. (*)

*) Bob Widyahartono M.A. (bobwidya@cbn.net.id) adalah pengamat ekonomi studi pembangunan Asia Timur; Dosen senior di Fakultas Ekonomi Universitas Tarumanegara di Jakarta.

Senin, 14 April 2008

Domain Gratis Lagi

Halo temen-temen semua.... Ini ada free subdomain gratis lagi, namanya
co.cc. Namanya hampir mirip dengan subdomain yang diberitahukan oleh teman kita areya@plasa.com.
Phii dah coba, n registrasinya lumayan cepet. Dalam 24 jam sudah
diinformasikan ke email kita, apakah domain yang kita request avaliable atau tidak.

INFORMASI :
co.cc domain service
  • you.co.cc will redirect to your
    own website.
  • Both you.co.cc and www.you.co.cc work.


  • URL
    hiding / Path
    forwarding
  • Compatible with the major search engines and optimized
    to give you a higher ranking.
Cost

  • For Free
Website Promotion

  • Free submission to the major search engines.
  • Compatible with the major search engines
    and optimized togive you a higher ranking.
Real-time Statistik
  • Real-time reporting
  • Detailed
    information of your visitors including total and average,unique, hourly
    information, what web site they come from, exact time of visit, and IP
    address.

Teman - teman bisa mencobanya di http://www.co.cc/regist/regist_step1.php.
















Sumber dari situs Ilmu Website dalam kategori domain registration dengan judul Free Subdomain co.cc